Showing posts with label Tugas Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Tugas Kuliah. Show all posts

Agent Koki Otomatis

Tuesday, October 12, 2010 Posted by Gilang1188 0 comments

Agent Otomatisasi koki/juru masak


Agent type : Koki

Percepts : layar monitor, keyboard, kompor, pisau, garpu, sendok, gelas, piring, gas, alat masak, sensor bau dan rasa.

Actions : memasak, memotong, mengiris, melakukan kontrol rasa, menimbangberat, menyajikan makanan

Goals : kualitas rasa dan gizi, keamanan, efisiensi waktu

Environtment : restaurant, rumah tangga, jasa katering


Penjelasan :

Koki otomatis harus dapat membuat masakan sesuai dengan permintaan yang dipesan. Untuk melakukan itu koki hatus mengetahui teknik – teknik memasak, kadar gizi makanan, kualitas rasa, dan tingkat kematangan bahan – bahan atau hasil olahan. Informasi ini dapat dimasukkan ke dalam memori koki dengan media keyboard oleh administrator. Dalama mengetahui pesanan pelanggan, terdapat media monitor touch screen yang menampilkan menu makanan. Untuk melakukan proses masak – memasak terdapat kompor, pisau, gelas, piring, dan alat masak memasak. Sensor bau untuk mengetahui tingkat kematangan bahan atau masakan, sedangkan sensor rasa untuk mengetahui kualitas rasa masakan. Action yang dilakukan sama seperti koki pada umumnya, bedanya pada koki otomatis terdapat software yang dapat menimbang kadar gizi yang akurat sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya enak tetapi juga mempunyai standat gizi yang sangat baik.

Ukuran keberhasilan (performance goal) :

  • Makanan yang dihasilkan sesuai dengan menu makanan yang dipesan

  • Makanan mempunyai rasa yang enak

  • Kualitas gizi makanan seimbang/baik

  • Penyajian makanan cepat

  • Efisiensi gas

  • Tidak ada makanan yang gosong, kekerasa, atau kelembekan

Envorintment (Lingkungan Kerja) :

  • Digunakan pada restaurant atau rumah tangga

  • Mempunyai pengetahuan kuliner banyak negara?

Labels:

NAT

Thursday, June 17, 2010 Posted by Gilang1188 0 comments
Network Address Translation


Network Address Translation merupakan proses dalam memodifikasi alamat jaringan private seakan – akan menjadi alamat jaringan public ketika melakukan koneksi dari jaringan private ke jaringan public. Untuk lebih jelasnya terlebih dahulu sedikit kita bahas mengenai IP address dan Internet karena sangat berhubungan dengan NAT. IP address terbagi menjadi dua yaitu IP private dan IP public. IP private adalah IP yang tidak dapat mengakses ataupun diakses dari jaringan public (internet). Jadi alamat ini hanya dapat berkomunikasi pada jaringan local. Sedangkan IP public dapat mengakses semua jaringan public (internet). Setiap kelas IP khususnya (A, B, C) mempunyai range IP private nya masing -masing. Lalu bagaimana caranya komputer yang kita gunakan dirumah yang umumnya menggunakan IP private dapat berselancar bebas di Internet? Yuk kita tengok lebih dalam aliran komunikasi pada internet. Ketika kita berlangganan internet pada provider tertentu biasanya kita dapat ip private. Ketika kita browsing internet lalu membuka google.com aliran data dari komputer kita hingga sampai pada servernya google terlebih dahulu melalui beberapa gateway, gateway pertama adalah internet provider kita lalu ke gateway lainnya baik nasional maupun internasional hingga sampai pada server google. Pada saat data sampai pada gateway ISP kita, informasi ip address komputer kita akan dimapping atau di modifikasi seakan – akan menjadi IP public. Sehingga request data yang sampai pada server google merupakan request data dengan IP public, dan ketika server google mereply atau merespon dengan mengirimkan data kepada komputer kita maka ia akan mengirimkannya kepada gateway ISP, dan gateway ISP akan meneruskannya ke komputer kita. Proses diatas dinamakan Network Address Translation. Berarti NAT diproses pada sisi gateway bisa berupa komputer yang bertindak sebagai gateway ataupun sebuah router. Nah sekarang bagaimana gateway ISP memanage beribu – ribu IP private pelanggannya?? Kok bisa ga ketuker, secara IP public terbatas gitu? Point pertama : Misalnya pada sisi gateway ISP konfigurasi NAT akan memapping semua IP private ke IP public menjadi IP 202.130.145.10. Untuk menghandle semua ip private maka gateway akan menambahkan IP diatas dengan nomor port dimana identic untuk setiap IP private yang dimappingnya. Point Kedua : Setiap komputer yang akan berkomunikasi selain IP address juga membutuhkan nomor port yang merepresentasikan layanan yang akan digunakan. Misalnya web serfice nomor portnya 80, FTP port 21, mengirim email port 25, dll. Sekarang kita gabungkan kedua point diatas ketika mengakses google.com. Misalnya IP address komputer kita adalah 192.168.10.2, IP address google.com 213.86.83.116 lalu ip address gateway 192.168.10.1 dan 202.130.145.10. Sedikit tambahan gateway minimal mempunyai dua NIC dan dua IP address, pada kasus ini IP address 192.168.10.1 digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan pelanggan yang mempunyai IP private sedangkan IP address 202.130.145.10 digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan public (internet). Lalu kita melakukan request ke server google, informasi dari komputer kita berupa alamat tujuan:portnumber(alamat sumber) 213.86.83.116:80(192.168.10.2) *format ngawur ini contoh aja untuk memudahkan pemahaman. Informasi ini diubah ketika sampai pada gateway menjadi 213.86.83.116:80(202.130.145.10:778) dimana 202.130.145.10:778 merepresentasikan IP address 192.168.10.2 dengan request port 80 dan 778 merupakan nomor yang identik atau selalu berbeda - beda. Pada server google informasi ini diterima dan dikembalikan dengan format 202.130.145.10:778(213.86.83.116:80) lalu sampai pada gateway ISP diubah menjadi 192.178.10.2:80(213.86.83.116:80) sehingga homepage google tampil pada komputer kita.



Labels:

Overclocking

Tuesday, June 15, 2010 Posted by Gilang1188 0 comments
Overclock Komputer

Overclocking Komputer yaitu sebuah proses memaxsimalkan kinerja komponen dari PC / komputer agar kinerjanya melebihi standar produsen/pabrik. Dan komponen yang di overclock adalah processor, motherboard, kartu grafis dan memory.

Biasanya Overclock kita lakukan untuk kepuasan tersendiri,, dan resiko pun ditanggung sendiri kalau - kalau komputer nya Jebol/Rusak. Overclocking biasa digunakan Oleh Gamers, designer, Programmer dll. Orang - orang seperti itu biasanya memerlukan performa yang bagus.(bila pas - pas an dalam kantong, dan diakali dengan overclocking).

Beberapa bagian yang sering menyebabkan kegagalan karena overclock :

1. Memory umumnya paling dominan. Ketika overclock terjadi, bagian memory harus mengimbangi kecepatan processor.
2. Panas yang berlebihan terjadi pada processor bila mengunakan heatsink standard
3. Kekurangan daya pada processor karena mainboard atau power supply yang tidak memadai
4. Kemampuan mainboard yang tidak menunjang, atau tidak di desain untuk overclocking
5. Kemampuan perangkat hardware lain tidak mampu bekerja pada kecepatan overclock



PowerSupply dan RAM harus di perhatikan.

Disini sangat jelas, RAM dan PowerSupply harus mendukung pada saat processor di overClock.
1. RAM
Saat ini kita telah mengenal DDR1, DDR2 dan yang terbaru DDR3. Agar overclock kita nyaman, kita harus mampu pandai-pandai memilih RAM.
2. PowerSupply
Power Supply memang memegang peranan penting dari sebuah komputer. Power Supply bertugas mengalirkan aliran listrik ke komputer. Maka dari itu, power supply yang harus kita pilih adalah power supply yang baik/pure. Tentu kita tidak mau kan komponen-komponen komputer kita rusak karena kita memilih power supply yang jelek.

Cara Overclock

Setelah penjelasan barusan, marilah kita memulai overclock. Sebenarnya caranya cukup gampang. Pertama kita masuk ke Bios Komputer, kemudian kita cari bagian bus FSB. Sebagai contohnya, bila komputer kita bekerja dengan kecepatan 1,66 Ghz. Maka akan terlihat bus 100 Mhz, dengan matematika 100Mhz X 16=1,66 Ghz. Bila ingin memacunya mencapai 2,1 Ghz. Maka kita cukup mengganti angka 100 Mhz menjadi 133 Mhz, dengan matematika 133Mhz X 16= 2,1 Ghz. Kemudian save setting dan restart komputer anda. Bila komputer anda berjalan lancar dan tidak hang maka overclock berhasil. Semudah itukah? Ya, memang! Jika anda tidak puas dengan performanya, anda bisa mengganti bus FSB, kemudian save setting dan restart komputer. Jika komputer anda hang, coba turunkan lagi bus FSB yang anda setting. Coba terus, hingga komputer anda berjalan normal.


di elsoulpc.blogspot.com





Labels:

Server Blade

Posted by Gilang1188 0 comments


Server Blade

Pada zaman yang semakin canggih ini, ditemukan lagi istilah Server Blade. Dunia teknologi komputasi saat ini terus berkembang demi keuntungan – keuntungan yang dihadirkan. Komputasi modern terus dan selalu dikembangkan setiap saat. Dalam artikel ini Saya akan menjelaskan Server Blade secara singkat. Server Blade adalah serve computer yang dipreteli dengan modular design yang dioptimalkan untuk meminimalkan penggunaan ruang fisik dan energy. Sedangkan standar rack-mount server dapat berfungsi dengan (minimal) sebuah kabel listrik dan kabel jaringan, server blade memiliki banyak komponen dihilangkan untuk menghemat ruang, meminimalkan konsumsi daya dan pertimbangan-pertimbangan lain, sementara masih memiliki semua komponen fungsional untuk dianggap sebagai komputer .

Dalam standar rak server-konfigurasi, 1RU (satu rak unit, 19 "[48 cm] lebar dan 1,75" [4,45 cm] tinggi) mendefinisikan ukuran mungkin minimum dari setiap peralatan. Manfaat utama dan pembenaran berkaitan dengan komputasi blade mengangkat pembatasan ini agar dapat mengurangi persyaratan ukuran.Komputer yang paling umum rak-faktor bentuk adalah 42U tinggi, yang membatasi jumlah perangkat komputer diskrit langsung mountable di rak dengan 42 komponen. Blades tidak memiliki keterbatasan ini; Seperti tahun 2009 [update], kepadatan hingga 128 per rak server terpisah dapat dicapai dengan generasi sekarang sistem blade.

IBM HS20 blade server

Sebuah Server Blade (sebagai lawan teoretis mesin Turing) hanya memerlukan:

· I / O (input / output) untuk membaca perintah dan data, dan memberikan hasil akhir

· sebuah prosesor untuk melakukan perintah-perintah untuk memanipulasi data

· memori (misalnya, RAM) untuk menyimpan hasil antara

· Utilitas manajement untuk pengendalian langsung dari jarak jauh.

Seperti tahun 2009 [update] (kontras dengan pertama untuk tujuan umum komputer) ini diimplementasikan sebagai komponen listrik yang membutuhkan (DC) kekuasaan, yang menghasilkan panas. Komponen lain seperti hard drive, power suply, penyimpanan dan koneksi jaringan, antarmuka manusia perangkat keras (seperti keyboard, video, dan mouse, dll hanya mendukung fungsi komputasi dasar, namun menambahkan curah, dan memindahkan panas bagian yang lebih rentan terhadap kegagalan dari komponen solid-state.

Dalam prakteknya, sistem mengharuskan semua komponen ini jika sebuah komputer adalah untuk melakukan pekerjaan di dunia nyata. Dalam paradigma blade, sebagian besar fungsi-fungsi ini akan dihapus dari komputer blade server, yang juga disediakan oleh blade casing (misalnya catu daya DC) virtualisasi (misalnya iSCSI storage, remote console over IP) atau dibuang seluruhnya (misalnya serial ports). Blade itu sendiri menjadi jauh lebih sederhana, sehingga lebih kecil dan lebih murah untuk memproduksi (dalam teori).

Blade Casing

Berikut ini isi dari casing blade server secara keseluruhan menjadi lebih efesien. Spesifikasi layanan yang diberikan dapat bervariasi oleh vendor.

- Power (daya)

- Colling

- Networking

- Storage

- Other blades

Labels:

Jaringan Komputer Lanjut

Wednesday, November 11, 2009 Posted by Gilang1188 4 comments
X.25 Protocol

X.25 merupakan sebuah protokol yang didefinisikan oleh CCITT (International Telegraph and Telephone Consultative Committee) yang sekarang berganti nama menjadi ITU (International Telecommunications Union). Dalam standar yang diterbitkan oleh ITU, masing-masing standar diberikan kode tertentu untuk merepresentasikan sebuah domain tertentu. Misalnya standar dengan kode “X.” menyatakan standar untuk domain PSDN (Packet Switched Data Network), kode “V.” menyatakan standar untuk domain PSTN (Public Switched Telephone Network), dan kode “I.” yang menyatakan standar untuk domain ISDN (Integrated Services Digital Network).

Perbandingan protokol X.25 dengan model OSI
Ilustrasi Network X.25

Device pada X.25 ini terbagi menjadi tiga kategori:
  • Data Terminal Equipment (DTE),
  • Data Circuit-terminating Equipment (DCE)
  • Packet Switching Exchange (PSE).

Hubungan DTE, DCE, dan PSE

Lapisan-lapisan X25 :

Layer 1:
  • Physical Layer bekerja dengan elektris atau sinyal. Didalamnya termasuk beberapa standar elektronik seperti is V.35 , RS232 and X.21.
Layer 2:
  • Data Link Layer, pada X.25 diimplementasikan ISO HDLC standar yang disebut Link Access Procedure Balanced (LAPB) dan menyediakan link yang bebas error antara dua node yang secara fisik terkoneksi. Error ini akan dicek dan dikoreksi pada tiap hop pada network.
  • Fasilitas inilah yang membuat X.25 handal, dan cocok untuk link yang noisy, cenderung punya banyak error.
  • Protocol modern seperti Frame Relay atau ATM tidak punya error correction dan hanya memiliki basic flow control. Mereka merngandalkan protokol pada level yang lebih tinggi seperti TCP/IP untuk menyediakan flow control dan end-to-end error correction.
Layer 3:
  • Network Layer yang mengatur komunikasi end-to-end antar device DTE. Layer ini mengurus set-up dan memutus koneksi serta fungsi routing dan juga multiplexing.

Packet Switching

Adalah protocol yang mengatur data dibagi menjadi sejumlah paket sebelum dikirimkan. Setiap paket akan dikirimkan terpisah dan dapat melalui saluran (routing) yang berbeda. Setelah semua paket dapat diterima oleh host tujuan, protocol menyusun kembali sehingga bisa ditampilkan utuh seperti semula.

Sebagian besar Wide Area Network (WAN) protocol modern, termasuk TCP/IP, X.25 dan Frame Relay, berbasis teknologi packet switching. Sedangkan layanan telepon umumnya berbasis jaringan teknologi circuit switching.

Umumnya dedicated line dialokasikan untuk transmisi antara dua pihak. Circuit switching ideal untuk kondisi dimana data harus dikirim secepatnya dan harus sampai dengan urutan yang sama. Misalnya untuk real time data (live audio dan video). Packet switching lebih efisien untuk jenis data yang dapat mentoleransi transmisi yang tertunda dan terpisah (tidak bersamaan) seperti misalnya e-mail dan Web.

Teknologi yang lebih baru, ATM, mengkombinasikan keduanya. Mampu memberikan garansi akurasi seperti jaringan circuit switched dan efisiensi dari jaringan packet switching.

Labels: